Turut Mengundang di Undangan: Arti, Cara Menulis, dan Contohnya
Inspirasi ·

Turut Mengundang di Undangan: Arti, Cara Menulis, dan Contohnya

Turut mengundang di undangan artinya apa? Simak contoh, cara menulis, urutan nama, dan contoh turut mengundang segenap keluarga di undangan pernikahan.

Diperbarui 28 Agustus 2026

Turut mengundang di undangan adalah bagian yang biasanya digunakan untuk mencantumkan nama keluarga, kerabat, atau pihak tertentu yang ikut mengundang tamu dalam sebuah acara. Dalam undangan pernikahan, bagian ini sering diletakkan setelah informasi utama acara sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga dan orang-orang yang dianggap punya peran penting.

Tapi, siapa saja yang perlu ditulis di bagian ini? Apakah harus mencantumkan seluruh keluarga besar? Lalu, bagaimana contoh turut mengundang di undangan pernikahan yang sopan dan rapi?

Nah, kalau kamu sedang menyusun undangan dan bingung mengisi bagian ini, kita bahas satu per satu.

Contoh Turut Mengundang Dalam Undangan Pernikahan Digital

Turut Mengundang Artinya Apa?

Secara sederhana, turut mengundang artinya ikut mengundang. Jadi, nama yang ditulis dalam bagian “Turut Mengundang” bukan berarti mereka menjadi tamu undangan, melainkan pihak yang dianggap ikut menyampaikan atau mewakili keluarga dalam mengundang para tamu.

Dalam budaya Indonesia, terutama pada acara pernikahan, nama keluarga besar atau kerabat tertentu sering dicantumkan sebagai bentuk penghormatan. Praktik ini juga berkaitan dengan kuatnya hubungan kekeluargaan dalam penyelenggaraan acara.

Misalnya, sebuah undangan pernikahan mencantumkan:

Turut Mengundang:

Bapak H. Ahmad & Ibu Hj. Siti Bapak H. Budi & Ibu Hj. Aminah Segenap Keluarga Besar [Nama Keluarga]

Nama-nama tersebut menunjukkan pihak keluarga yang ikut mengundang dan mendukung terselenggaranya acara.

Jadi, “turut mengundang” bukan sekadar tulisan tambahan agar undangan terlihat lebih lengkap. Bagi sebagian keluarga, bagian ini juga menjadi cara untuk menunjukkan penghormatan kepada orang-orang yang dituakan atau memiliki hubungan dekat dengan kedua mempelai.

Siapa Saja yang Dicantumkan dalam Turut Mengundang?

Tidak ada satu aturan yang berlaku mutlak untuk semua keluarga. Kebiasaan penulisan turut mengundang di undangan bisa berbeda berdasarkan tradisi keluarga, daerah, dan jenis acara.

Namun, beberapa pihak yang umum dicantumkan antara lain:

  • Orang tua atau keluarga inti.
  • Kakek dan nenek.
  • Paman dan bibi.
  • Kakak atau saudara kandung.
  • Wali atau anggota keluarga yang berperan penting.
  • Sesepuh keluarga.
  • Tokoh masyarakat atau tokoh agama tertentu jika memang relevan.

Yang perlu diperhatikan, bagian ini bukan daftar seluruh anggota keluarga. Kamu tidak harus memasukkan semua nama saudara, sepupu, keponakan, dan kerabat lainnya.

Kalau jumlah keluarga cukup banyak, penggunaan frasa seperti “segenap keluarga” atau “keluarga besar” bisa membuat bagian undangan tetap ringkas.

Contoh Turut Mengundang Segenap Keluarga

Kalau kamu ingin membuat bagian ini sederhana, format berikut bisa digunakan:

Turut Mengundang Bapak/Ibu [Nama Orang Tua Mempelai Pria] segenap keluarga Bapak/Ibu [Nama Orang Tua Mempelai Wanita] segenap keluarga

Atau jika ingin lebih singkat:

Turut Mengundang Segenap Keluarga Besar Kedua Mempelai

Format seperti ini cocok untuk undangan dengan desain minimalis karena tidak membutuhkan daftar nama yang panjang.

Penggunaan “segenap keluarga” juga bisa menjadi solusi ketika keluarga yang ingin dicantumkan cukup banyak. Daripada memenuhi halaman undangan dengan puluhan nama, kamu bisa mewakilinya dengan nama keluarga yang lebih ringkas.

Contoh Turut Mengundang di Undangan Pernikahan

Untuk format yang lebih lengkap, kamu bisa menggunakan contoh berikut:

Turut Mengundang: Bapak H. Ahmad & Ibu Hj. Siti Bapak H. Budi & Ibu Hj. Aminah Bapak H. Hasan & Ibu Hj. Maryam Kakak dan Adik Kedua Mempelai Segenap Keluarga Besar Kedua Mempelai

Jika ingin memisahkan kedua keluarga agar lebih jelas, formatnya bisa dibuat seperti ini:

Turut Mengundang Keluarga Mempelai Pria Bapak H. Ahmad & Ibu Hj. Siti Bapak H. Budi & Ibu Hj. Aminah Segenap Keluarga Besar [Nama Keluarga]Keluarga Mempelai Wanita Bapak H. Hasan & Ibu Hj. Maryam Bapak H. Ali & Ibu Hj. Fatimah Segenap Keluarga Besar [Nama Keluarga]

Format kedua biasanya lebih mudah dibaca jika jumlah nama yang ingin dicantumkan cukup banyak.

Bagaimana Urutan Nama Turut Mengundang?

Bagian yang sering bikin bingung bukan cuma siapa yang dicantumkan, tetapi urutan nama turut mengundang.

Secara umum, nama dapat disusun berdasarkan senioritas, hubungan keluarga, dan peran orang tersebut dalam acara. Tidak ada aturan tunggal yang wajib digunakan oleh setiap keluarga, jadi sebaiknya tetap mengikuti kebiasaan keluarga masing-masing.

Sebagai gambaran, urutannya bisa dibuat seperti:

  1. Keluarga atau orang yang paling dituakan.
  2. Orang tua atau keluarga inti jika memang ditempatkan sebagai pihak yang turut mengundang.
  3. Kakek dan nenek.
  4. Paman dan bibi.
  5. Saudara kandung.
  6. Wali atau kerabat yang punya peran khusus.
  7. Tokoh masyarakat atau pihak lain yang memang perlu dicantumkan.

Kalau kedua keluarga punya tradisi sendiri, ikuti kesepakatan keluarga. Bagian ini sebaiknya tidak diputuskan hanya berdasarkan template undangan.

Jangan Lupa Cek Nama dan Gelar

Satu hal yang sering dianggap sepele adalah penulisan nama.

Sebelum undangan disebarkan, cek kembali:

  • Nama lengkap.
  • Gelar akademik.
  • Gelar keagamaan atau adat.
  • Singkatan nama.
  • Penulisan nama pasangan.
  • Urutan nama.

Kesalahan satu huruf saja bisa membuat orang yang namanya tercantum merasa kurang dihargai.

Karena itu, setelah bagian “Turut Mengundang” selesai dibuat, sebaiknya kirimkan draft kepada keluarga untuk diperiksa terlebih dahulu.

Apakah Turut Mengundang Wajib Ada di Undangan?

Tidak wajib.

Kamu tetap bisa membuat undangan tanpa bagian “Turut Mengundang”, terutama jika keluarga memang tidak memiliki kebiasaan mencantumkannya.

Bagian ini lebih berkaitan dengan adat, kebiasaan keluarga, dan bentuk penghormatan kepada pihak tertentu.

Jadi, jangan merasa harus memasukkan puluhan nama hanya karena melihat format undangan orang lain.

Kalau keluarga ingin mencantumkan beberapa nama, masukkan pihak yang memang dianggap penting. Kalau ingin lebih sederhana, cukup gunakan “Segenap Keluarga Besar” atau bahkan tidak mencantumkannya sama sekali.

Yang paling penting adalah isi undangan tetap jelas dan tidak membuat bagian tertentu terlalu penuh.

Turut Mengundang di Undangan Digital

Bagaimana dengan turut mengundang di undangan digital?

Konsepnya sebenarnya sama seperti undangan cetak. Kamu tetap bisa mencantumkan nama keluarga atau pihak yang ikut mengundang di bagian akhir undangan.

Bedanya, undangan digital memberikan ruang yang lebih fleksibel.

Kalau daftar nama cukup panjang, kamu bisa membuat bagian khusus sehingga informasi tetap rapi tanpa mengganggu bagian utama seperti:

  • Nama kedua mempelai.
  • Tanggal dan waktu acara.
  • Lokasi.
  • Galeri foto.
  • Love story.
  • RSVP.
  • Informasi acara lainnya.

Bahkan jika ada kesalahan nama setelah undangan dibuat, undangan digital jauh lebih fleksibel untuk diperbaiki dibandingkan undangan yang sudah dicetak.

Contoh Turut Mengundang untuk Undangan yang Singkat

Tidak ingin bagian ini terlalu panjang? Beberapa format sederhana berikut bisa kamu jadikan referensi.

Format 1

Turut Mengundang Bapak/Ibu [Nama] segenap keluarga Bapak/Ibu [Nama] segenap keluarga

Format 2

Turut Mengundang Segenap Keluarga Besar Kedua Mempelai

Format 3

Turut Mengundang Keluarga Besar [Nama Keluarga Mempelai Pria] Keluarga Besar [Nama Keluarga Mempelai Wanita]

Format 4

Turut Mengundang Segenap Keluarga, Kerabat, dan Sahabat Kedua Mempelai

Format singkat seperti ini cocok untuk kamu yang menginginkan desain undangan yang bersih dan tidak terlalu banyak teks.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menulis Turut Mengundang

Meskipun terlihat sederhana, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

1. Memasukkan Terlalu Banyak Nama

Kolom “Turut Mengundang” bukan daftar seluruh keluarga. Terlalu banyak nama justru bisa membuat undangan terlihat penuh.

Pilih nama yang memang relevan atau gunakan “segenap keluarga” jika ingin mewakili keluarga besar.

2. Tidak Mengecek Penulisan Nama

Jangan langsung menggunakan daftar nama dari chat keluarga tanpa melakukan pengecekan ulang.

Pastikan nama dan gelarnya benar sebelum undangan dibagikan.

3. Mengikuti Template Tanpa Memahami Tradisi Keluarga

Setiap keluarga bisa mempunyai kebiasaan berbeda.

Template di internet boleh dijadikan referensi, tetapi bukan berarti susunan tersebut harus diterapkan persis pada semua pernikahan.

4. Menganggap Semua Kerabat Harus Dicantumkan

Tidak perlu.

Jika keluarga besar terdiri dari puluhan orang, tidak realistis memasukkan semuanya ke bagian “Turut Mengundang”. Gunakan format yang lebih ringkas agar undangan tetap nyaman dibaca.

Jadi, Bagaimana Penulisan Turut Mengundang yang Baik?

Intinya, turut mengundang di undangan digunakan untuk memberikan ruang penghormatan kepada keluarga atau pihak tertentu yang ikut mengundang dan mendukung acara.

Untuk pernikahan, kamu bisa mencantumkan orang tua, keluarga besar, kerabat, atau pihak yang memang dianggap penting. Urutannya dapat disesuaikan dengan senioritas dan kebiasaan keluarga.

Kalau nama yang ingin dicantumkan cukup banyak, gunakan format “segenap keluarga” atau “keluarga besar” agar undangan tetap rapi.

Dan yang tidak kalah penting, jangan lupa mengecek nama serta gelar sebelum undangan disebarkan.

Mau Bikin Undangan Pernikahan Digital?

Kalau kamu sedang menyiapkan pernikahan, bagian “Turut Mengundang” bisa dibuat sekaligus di dalam undangan pernikahan digital Acaranya.id. Kamu bisa memilih desain yang sesuai dengan konsep acara dan memasukkan informasi keluarga, acara, lokasi, hingga detail lainnya dalam satu undangan.

Jadi, tidak perlu pusing lagi mengatur banyak informasi di undangan cetak. Tinggal buat, bagikan ke keluarga dan tamu, lalu kirim melalui WhatsApp atau media sosial.

Acaranya.id juga menyediakan undangan digital untuk berbagai acara lainnya, jadi bukan hanya untuk pernikahan.

Bagikan artikel

Tertarik Membuat Undangan Digital?

Percayakan kebutuhan undangan digital dengan Acaranya.id, temukan berbagai desain undangan digital terbaik untuk acara Anda.

Lihat Desain